Pola diet pada pasien denan ppok

Hari makan makan. Dilatasi Bronchus Bronchiectasimenyebabkan gangguan susunan dan fungsi dinding bronchus sehingga infeksi bakteri mudah terjadi. Tingkatan keparahan penyakit PPOK: Gagal Jantung Terutama kor pulmonal gagal jantung kanan akibat penyakit paruharus diobservasi terutama pada klien dengan dispnea berat.

Sesak napas bila menaiki tangga. Sebutkan klasifikasi dari PPOK? Kesimpulan Penyakit Paru Obstruktif Kronik adalah panyakit paru yang progresif, artinya penyakit ini berlangsung seumur hidup dan semakin lama semakin memburuk secara lambat dari tahun ke tahun.

Penanganan terhadap komplikasi-komplikasi yang timbul. Dan yang lebih penting dalah perawatan untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada pasien dan keluarga tentang perawatan dan pencegahan serangan berulang pada pasien PPOK di rumah.

Derajat obstruksi saluran nafas yang terjadi, dan identifikasi komponen yang memungkinkan adanya reversible. Prioritas Keperawatan - Mempertahankan potensi jalan nafas. Dari epitel alveoli, akhirnya kapiler menjadi satu sampai menjadi vena pulmonalis dan sejajar dengan cabang tenggorok yang keluar melalui tampuk paru-paru ke serambi jantung kiri darah mengandung 02sisa dari vena pulmonalis ditentukan dari setiap paru-paru oleh vena bronkialis dan ada yang mencapai vena kava inferior, maka dengan demikian paru-paru mempunyai persediaan darah ganda.

Mampu melakukan rencana tindakan keperawatan pada pasien dengan Penyakit Paru Obstruksi Kronis. Tetapi pasien tidak dapat melakukan sholat di RS. Pada keadaan lanjut, terjadi peningkatan dyspnea dan infeksi pulmoner, seringkali Cor Pulmonal CHF bagian kanan timbul.

Biasanya diberikan secara parenteral atau inhalasi. Antibiotik; ditujukan untuk membantu mengobati eksaserbasi akut; namun, kurang direkomendasikan untuk langkah pencegahan. Latar Belakang Penyakit Paru Obstruksi Kronik PPOK adalah suatu penyakit yang ditandai dengan adanya obstruksi aliran udara yang disebabkan oleh bronkitis kronis atau empisema.

Terapi eksasebrasi akut dilakukan dengan: Akibat menghirup udara yang tidak bersih ini lebih fatal pada bayi dan anak-anak. Perkusi dan drainase postural: Ketiga penyakit yang membentuk satu kesatuan yang dikenal dengan COPD adalah: Penyuluhan kesehatan untuk individu termasuk konseling nutrisi, hygiene respiratory, pengenalan tanda-tanda dini infeksi, dan teknik yang meredakan dispnea, seperti bernafas dengan bibir dimonyongkan, beberapa individu mendapat terapi antibiotik profilaktik, terutama selama musim dingin.

Dalam perjalanan penyakit ini terdapat fase-fase eksaserbasi akut. Pengobatan simtomatik. Emfisema juga menyebabkan destruksi kapiler paru, lebih lanjut terjadi penurunan perfusi oksigen dan penurunan ventilasi.

Bagaimana patofisiologi dari COPD? Pneumonia, maka digunakan ampisilin 4 x 0. Latihan fisik untuk meningkatkan toleransi aktivitas fisik.Biasanya, pasien akan sering mengalami infeksi pernafasan dan kehilangan berat badan yang cukup drastis, sehingga pada akhirnya pasien tersebut tidak akan mampu secara maksimal melaksanakan tugas-tugas rumah tangga atau yang menyangkut tanggung jawab pekerjaannya.

Pada klien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik terjadi perubahan persepsi dan tata laksana hidup sehat karena kurangnya pengetahuan tentang dampak Penyakit Paru Obstruktif Kronik sehingga menimbulkan persepsi yang negatif terhadap dirinya dan kecenderungan untuk tidak mematuhi prosedur pengobatan dan perawatan yang lama, oleh karena itu perlu adanya penjelasan yang benar dan Author: Idinasasri Esterhazy.

Pada pola istirahat tidur, pasien mengatakan sebelum sakit pasien dapat tidur dengan nyenyak, tidur selama ± 8 jam, pasien juga dapat tidur siang selama 1 jam. Pasien mengatakan kesulitan untuk tidur karena batuk yang bertambah di malam hari, pasien mengatakan tidak dapat beristirahat dengan baik, pasien sering terbangun saat tidur di malam hari, pasien terbangun 4 kali di malam hari, pasien.

Mengadopsi sikap yang penuh harapan dan memberikan semangat yang ditujukan pada pasien. Dorong aktivitas sampai tingkat toleransi gejala; Ajarkan teknik relaksasi atau berikan rekaman untuk relaksasi bagi pasien.

Daftarkan pasien pada program rehabilitasi pulmonari bila Author: Angga Wibowo. Obstruksi aliran udara pada umumnya progresif kadang diikuti oleh hiperaktivitas jalan nafas dan kadangkala parsial reversibel, sekalipun empisema dan bronkitis kronis harus didiagnosa dan dirawat sebagai penyakit khusus, sebagian besar pasien PPOK.

Pada pola istirahat tidur, pasien mengatakan sebelum sakit pasien dapat tidur dengan nyenyak, tidur selama ± 8 jam, pasien juga dapat tidur siang selama 1 jam.

Asuhan Keperawatan Penyakit Paru Obstruksi Kronik ( Askep PPOK )

Pasien mengatakan kesulitan untuk tidur karena batuk yang bertambah di malam hari, pasien mengatakan tidak dapat beristirahat dengan baik, pasien sering terbangun saat tidur di malam hari, pasien terbangun 4 kali di malam hari, pasien tidur .

Pola diet pada pasien denan ppok
Rated 4/5 based on 27 review